Wanita
Oleh Kurnilah, Mahasiswi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Mataram, Tugas UAS Manajemen Berbasis Madrasah.
Pada masa jahiliyah para wanita dihinakan, bahkan bayi wanita dikubur hidup-hidup. Setelah datangnya Islam, Islam mengangkat derajat wanita, bahkan dalam hak dan kewajiban Allah tidak membedakan antara laki-laki dan wanita. Karena wanita merupakan makhluk ciptaan Allah yang memiliki keistimewaan, baik dari waktu dia kecil, tumbuh menjadi besar, menjadi seorang istri dan seorang ibu, tentu perempuan sangat dimuliakan dalam peran kehidupannya, sebagaimana Islam menjelaskan tentang kedudukan seorang wanita yang setara dengan laki-laki. Wanita juga merupakan fitnah terbesar di dunia bahkan di dalam neraka juga kebanyakan adalah wanita. Maka di sini kita sadar bahwa menjadi wanita itu tidak mudah, akan tetapi indah jika sabar dan Istiqomah.
Pada umumnya wanita sering mendahulukan perasaannya, bahkan terkadang perasaan didahulukan daripada logika yang jernih. Berbeda dengan laki-laki yang lebih diberikan tabiat menggunakan logika, sehingga umumnya laki-laki lebih tenang dalam berpikir dan lebih bijak bersikap. Akibat mendahulukan perasaan ini, terkadang pola pikir wanita sulit dipahami, dan sulit ditebak oleh laki-laki. Tak jarang malah membuat bingung.
Wanita itu selalu mendahulukan perasaan, kenapa? Karena wanita itu peka, hatinya lembut dan bahkan ada yang rapuh sehingga tidak jarang kalau wanita cepat menangis dan bisa dikatakan dengan cengeng ketika menghadapi masalah, sampai di sini kita begitu paham mengapa di dalam Islam wanita begitu ditinggikan derajatnya dan dilindungi karena darinya lah lahir para “pemimpin sholeh yang mampu membangun peradaban” dan mengencangkan tali persaudaraan, ketahuilah wanita itu adalah madrasatul ula bagi anak-anaknya.
Kecenderungan wanita untuk mengungkapkan Apa yang dirasa lebih besar daripada laki-laki, ini membuktikan bahwa wanita sangat istimewa, dan terlihatlah mulia karena lebih baik mengeluarkan daripada memendam hingga menjadi dendam yang sulit dienyahkan, dan pada hakikatnya wanita sangat-sangat jauh dibutuhkan oleh Islam untuk membantu para lelaki menyempurnakan setengah agamanya dan menjaga kehormatan mereka.

Maasyaa Allah kembangkan
BalasHapus